Selasa, 24 Juni 2014

SISTEM PENJAMINAN MUTU


1. Tatacara  penjaminan  kualitas  dan  efisiensi  Akper Sawerigading Pemda Luwu ditetapkan oleh Direktur  dengan memperhatikan pertimbangan Senat.
2.   Kualitas  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  merupakan  keterkaitan antara  tujuan,  masukan,  proses,  dan  keluaran,  yang  merupakan tanggung jawab institusional Akper Sawerigading Pemda Luwu;
3.  Penjaminan  kualitas  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) dikoordinasikan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Internal;
4.  Direktur menetapkan  langkah-langkah  pembinaan  unit-unit  di  Akper Sawerigading Pemda Luwu berdasarkan hasil pengawasan kualitas dan efisiensi;
5.  Lembaga Penjaminan  Mutu Internal  merupakan  lembaga  yang  bersifat  independen, koordinatif dan konsultatif;
6.  Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal diangkat dan diberhentikan  oleh ketua, serta bertanggung jawab langsung kepada Direktur;
7.   Struktur organisasi  Lembaga Penjaminan Mutu Internal terdiri atas:
a.        Pimpinan  yaitu  Ketua  Lembaga  Penjaminan  Mutu Internal jika  dipandang  perlu dapat      dibantu sekreataris;  Unsur  pelaksanaan  yaitu  Bidang  Sistem  Informasi  Penjaminan  Mutu, Bidang    Pengembangan  dan  Pelaksanaan  Penjaminan  Mutu,  dan  Bidang Audit Internal;
8. Ketua  Lembaga  Penjaminan  Mutu  Internal adalah  Management  Representative  yang memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a.    Memastikan  proses-proses  yang  dibutuhkan  dalam  Sistem  Manajemen  Mutu ditetapkan, diimplementasikan dan dipelihara;
b.    Merencanakan dan memantau program Audit Internal;
c.    Mengidentifikasikan  dan  mengelola  program-pogram  untuk  perbaikan  Sistem Manajemen Mutu;
d.    Mengadakan tinjauan Manajemen untuk melakukan perbaikan;
e.    Perubahan yang berdampak pada sistem manajemen mutu;
f.     Rekomendasi untuk perbaikan (improvement)